Awalnya adalah chatting dengan seorang teman, si penggemar musik-musik Jepang & jazz itu, sekitar dua tahunan lalu. Suatu kali dia cerita sedang nyetel lagu dari Corinne Bailey Rae, penyanyi yang nggak saya tahu. Siapa itu? Saat pertama kali mendownload lagunya, saya hanya berharap bukan musik sebangsa L’arc-en-Ciel ![]()
Lalu saya pun jatuh hati.
Bukan kepada si teman, tapi kepada lagu-lagu Corinne Bailey Rae.
Suaranya merdu mendayu-dayu, musiknya yang ramah di telinga dan lirik yang indah dan sederhana. Setelah mendapatkan musik sealbum pertamanya, langsung saja lagu-lagunya nangkring di playlist. Biasanya jadi teman ketika saya sedang menulis.
Lagu-lagu dari albumnya yang berjudul “The Sea” inilah yang menemani saya dalam perjalanan panjang natal tahun lalu. Biasanya saya suka pada lagu-lagu tanpa merasa perlu cari tahu profil atau kisah pribadi penyanyinya. Namun lamanya perjalanan saat itu “memaksa” saya membaca cerita seputar album dan lagu-lagunya yang tersedia di Majalah yang ada di pesawat waktu itu. Album yang ini keluar setelah dia sempat vakum karena berduka pasca kematian suaminya, Jason Rae. Sebelum itu, Bailey Rae kehilangan kakeknya karena sebuah kecelakaan. Lalu keluarlah album The Sea, dengan lagu-lagunya yang berisi kesedihan, harapan, kehilangan dan cinta.
Dia juga pernah manggung di Indonesia waktu Java Jazz 2011. Sayang, jadwal yang tengah malam membuat saya urung menonton penampilannya. Kapan ya mau datang ke Indonesia lagi, hehe...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar